POST-TITLE-HERE

Posted by Author On Month - Day - Year

POST-SUMMARY-HERE

POST-TITLE-HERE

Posted by Author On Month - Day - Year

POST-SUMMARY-HERE

POST-TITLE-HERE

Posted by Author On Month - Day - Year

POST-SUMMARY-HERE

POST-TITLE-HERE

Posted by Author On Month - Day - Year

POST-SUMMARY-HERE

POST-TITLE-HERE

Posted by Author On Month - Day - Year

POST-SUMMARY-HERE

Tampilkan postingan dengan label Cerita-cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita-cerita. Tampilkan semua postingan
Mungkin cerita dibawah ini bisa menjadi inspirasi buat hidup qta....

Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya belakangan ini selalu tampak murung.

"Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu?" sang Guru bertanya.

"Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya," jawab sang murid muda.

Sang Guru terkekeh. "Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam. Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu." Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta.

Wali Ashif

Diposting oleh Masakan On 19.41 0 komentar
Nama Wali Ashif memang tidak terdapat dalam Qur'an. Tetapi, konon, sejumlah sufi mengenal beliau bahkan mengamalkan wiridan yang diamalkan Wali Ashif.

Siapa dia sebenarnya? Wali Ashif hidup pada masa Nabi Sulaiman. Dalam surat an-Naml (QS 27: 38-40) diceritakan bagaimana Nabi Sulaiman meminta para pembesar kerajaannya memindahkan singgasana Ratu Bilqis. Jin Ifrit menjawab, "Aku akan datangkan kepadamu dengan membawa singgasana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercaya".




Ucapan Ifrit itu ditimpali oleh seorang yang mempunyai ilmu dari al-Kitab, "Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip!" Nabi Sulaiman berkedip, dan singgasana Bilqis sudah berada dihadapannya. Lalu siapa dia yang disifatkan al-Qur'an dengan "seorang yang mempunyai ilmu dari al-Kitab".

Literatur sufi menyebut orang tersebut bernama Wali Ashif. Sufi yang lain mengatakan bahwa yang dimaksud itu sebenarnya adalah malaikat. Entahlah siapa dia sebenarnya. Yang jelas dia memiliki ilmu dari al-Kitab. Yang pasti dia memiliki kemampuan melebihi jin ifrit. Mari kita pelajari al-Kitab yang diturunkan Allah, mari kita raih cahaya al-Kitab itu. Jika kita mampu menguasai ilmu dari Kitab Suci maka kemampuan gaib kita melebihi kemampuan jin ifrit.

Sayang, kita tidak mau mendalami al-Kitab yang Allah turunkan kepada kita sebagai "petunjuk bagi orang yang bertakwa". Kita lebih suka bermain-main dengan jin. Kita lebih suka meminta tolong kepada jin. Ah...betapa jauh kita dari tuntunan Allah. Kisah Wali Ashif seharusnya menyadarkan kita bahwa kalau kita mau mendalami kitab suci, maka derajat kita akan naik dan kita sama sekali tak butuh pada bantuan jin.

Ya Ilahana, Ilaha kulli sya'i, ilahan wahidan La ilaha illa anta

(Wahai Tuhan kami, Tuhan segala sesuatu, Tuhan yang satu, Tidak ada tuhan kecuali Engkau)

Konon dengan do'a ini Wali Ashif mampu memindahkan singgasana Bilqis sebelum mata Nabi Sulaiman berkedip.
Blogger tertua di dunia berumur 97 tahun berkebangsaan Spanyol yang dikenalkan internet oleh cucunya dua tahun yang lalu telah meninggal dunia.
Postingan Maria Amelia Lopez menyentuh berbagai aspek-aspek dari kehidupannya, dari kenangan politik era Franco hingga renungan mendalam akan kondisi kesehatannya yang semakin rentan.
Nyonya Lopez ngeblog dari tepi laut kota Muxia, dimana dia dilahirkan pada tanggal 23 Desember 1911 atau dari rumah petani di Galicia milik cucunya, Daniel.
Dia menulis “Pada tanggal 23 Desember 2006, cucu saya memberikan sebuah hadiah untuk saya, blog ini ketika saya berusia 95 tahun … dan hidup saya berubah … sekarang, Saya dapat berkomunikasi dan berinteraksi dengan dunia.”


Para Kader Belia

Diposting oleh Masakan On 06.43 0 komentar
Para Nabi:

Nabi Ibrahim as: menebas leher paganisme.
Nabi Yusuf as: berjuang menembus tembok istana dan menjadi penguasa adil
sejahtera.
Nabi Musa as: disweeping Firaun sejak bayi. Meruntuhkan tirani besar angkara murka.
Menyatukan kaum yang terpecah belah.
Nabi Isa as: sejak bayi sudah berdakwah. Ketulusan kasih sayangnya mencairkan
kebekuan hati.
Nabi Muhammad as: berhimpun segenap potensi kebaikan.
Nabi-nabi lainnya.


Sahabat Rasulullah Saw:
Ali bin Abi Thalib dibina sejak usia 8 tahun.
Zubair bin Awwam 8 tahun.
Arqam bin Abi Arqam 16 tahun
Ja'far bin Abi Thalib 8 tahun
Shahih Ar Rumy 19 tahun
Zaid bin Haritsah 20 tahun
Saad bin Abi Waqqash 17 tahun
Utsman bin Affan 17 tahun
Usamah bin Zaid masih berusia 18 memimpin pasukan Islam pertama ekspansi keluar
Jazirah Arab.
Dll.

Prestasi generasi pertama diatas: menaklukkan 2 negara adidaya waktu itu: Romawi dan Persia, dan meluaskan wilayah kekuasan Islam hingga kerajaan-kerajaan Syam (Syiria), Mesir, Irak, Afrika Utara , dalam waktu 35 tahun, selama era Khulafaur Rasyidin.

Generasi berikutnya:
Imam ath Thobari, seorang ahli tafsir besar telah hafal Al Qur'an pada usia 7 th dan menjadi Imam pada usia 8 tahun.
Imam Ibnu Taimiyah telah memberikan fatwa pada usia 15 tahun.
Shalahuddin al Ayyubi: mempersatukan kembali seluruh negeri Islam yang tercerai berai mulai dari sungai Eufrat sampai sungai Nil dan mengalahkan kekuatan salib di Hathin pada tahun 1187 M, disusul setahun kemudian menaklukkan Yerusalem/Palestina .
Muhammad Al Fatih Murad: dalam usia 24 tahun memimpin pasukannya menaklukan Konstantinopel pada bulan Mei 1453 M. Suatu penaklukan yang gemilang dan sangat dirindukan setelah gagalnya 6 kali penyerangan sebelumnya selama 800 tahun!

Prestasi masa dinasi Umayyah dan Abbasiyah: berekspansi hingga ke wilayah yang amat luas: membentang ke negeri India dan perbatasan negeri Cina, sedangkan ke arah barat mencapai Andalusia (Spanyol). Benua Asia, India, Eropa, dst.....

Teori Kupu - kupu

Diposting oleh Masakan On 16.09 0 komentar
Suatu hari ada seorang hamba yang meminta pd Allah stangkai bunga segar, Tapi Allah memberi hamba tersebut kaktus berduri. Kemudian Ia meminta pd Allah Binatang mungil nan cantik, Tapi Allah memberinya ulat berbulu
Ia pun sedih, protes, Bahkan kecewa, Betapa tidak Adilnya ini. Namun kemudian... Kaktus itu berbunga, indah bahkan sgt indah dan ulat itu pun tumbuh dan berubah menjadi kupu - kupu yg cantik.

itulah JAlan Allah....... Indah pd waktunya.


Allah tidak memberi apa yang kita harapkan, tapi Allah memberi apa yang kita butuhkan.
Kadang kita sedih, Kecewa, terluka, tapi jauh diatas segalanya, Allah sedang merajut yg terbaik
untuk hamba-Nya yg BERSYUKUR..

Yupz...Sesungguhnya yg terpenting hny prosesnya,. dari situlah kita dapat memetik pelajaran dan kesalahan..
Kalau untuk hasil kita pasrahin aja sma Allah,,..Sesungguhn ya Allah tidak akan menyia-nyiakan niat dan usaha yg kita lakukan,,..

Allah maha adil & Maha Mengetahui.. .

Allahualam bin showab...

Nilai Kasih Seorang Ibu

Diposting oleh Masakan On 08.55 0 komentar
Ini adalah mengenai Nilai kasih Ibu

Seorang anak mendapatkan ibunya yang sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur lalu memberikan selembar kertas yang bertulis sesuatu. Si ibu segera mengelap tangan lalu menyambut kertas yang dihulurkan oleh si anak dan Ibu pun membacanya.

di Kertas itu tertulis ;
OngKos upah membantu ibu :
1) Tolong pergi warung Rp 15.000
2) Tolong jaga adik Rp 50.000
3) Tolong buang sampah Rp 10.000
4) Tolong memebereskan ruangan Rp 25.000


5) Tolong siram bunga Rp 30.000
6) Tolong sapu sampah Rp 35.000
Jumlah : Rp 165.000

Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak sambil sesuatu berdebar-debar di hatinya. Si ibu mengambil sebuah pena dan menulis sesuatu di belakang kertas yang sama.
Berikut tulisan Ibu itu :
1) OngKos mengandungmu selama 9 bulan - PERCUMA
2) OngKos berjaga malam karena menjagamu - PERCUMA
3) OngKos air mata yang menitis karenamu - PERCUMA
4) OngKos kerunsingan keranabimbangkanmu - PERCUMA
5) OngKos menyediakan makan minum, pakaian dan keperluanmu - PERCUMA
Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku - PERCUMA

Air mata si anak berlinang setelah membaca. Si anak menatap wajah ibu, memeluknya dan berkata, "Saya Sayang Ibu". Kemudian si anak mengambil pena menulis 'Telah Dibayar' pada muka surat yang ditulisnya.

Diriwayatkan seorang telah bertemu Rasulullah SAW dan bertanya, "Wahai Rasulullah,siapakah yang paling berhak mendapat layanan baik dariku? "Rasulullah menjawab, "Ibumu" (dan diulang sebanyak tiga kali), kemudian ayahmu kemudian saudara-saudara terdekatmu."


Subhanallah betapa besar kasih sayang seorang ibu sejak mengandung kita selama 9 bulan sampai sekarang ini... seorang ibu tidak pernah meminta balasan atas semua yang telah beliau berikan, tapi apa balasan yang beliau terima dari kita, anak-anaknya ???

Subhanallah... semoga Ibuku senantiasa diampuni dan selalu dalam lindungan dan kasih sayang-Nya. Amin.

I Love U Mam. Emmmuuuuaachhhh...



KEKAYAAN YANG TAK PERNAH HABIS

Diposting oleh Masakan On 23.13 0 komentar

Suatu ketika, seorang direktur sebuah perusahaan swasta dihakimi oleh karyawannya, karena tuduhan menggelapkan uang perusahaan. Sebelum proses pengadilan tersebut, semua aset kantor, bahkan pribadi telah di kuasai karyawan. Karena dia tidak bersalah, maka siang itu untuk terakhir kalinya sang pimpinan menghadiri undangan mereka untuk melakukan tabayun (klarifikasi). Dalam pertemuan tersebut dia menyatakan, bahwa mereka tidak akan bisa membuat sang pimpinan terpuruk dengan hanya menyita seluruh materi yang dimiliki. Ia dengan tegas menyatakan," Jika kalian ingin membuat saya hancur, dan tidak akan pernah bangkit lagi, maka kalian salah mengambil seluruh aset materi yang saya miliki, karena aset materi ini adalah hasil dari sesuatu yang lebih berharga dalam diri ini, yang saya miliki,..dan benda itu tidak mungkin bisa kalian rampas, kecuali kalian membunuh saya." Ucapnya sambil menunjuk ke kepalanya.



Setelah pengahakiman di atas, pimpinan tersebut pulang dengan berjalan kaki. Dan apa yang terjadi?...setahun berikutnya ia telah memiliki usaha yang cukup mapan, bahwa rizki yang ia dapatkan jauh melampaui apa yang ia peroleh saat masih memimpin perusahaan asing tersebut. Sedang karyawan yang menghakiminya, hingga saat inipun tetap karyawan.

Apa yang membuat orang tadi begitu cepat bangkit?, tuntu sesuatu yang dikatakan sangat berharga dalam dirinya.Dan sesuai dengan isyarat tanganya sesuatu yang dimaksud tidak lain adalah otak. Dan ini tidaklah berlebihan, jika otak dikatakan sebagai sumber materi yang ia dapatkan. Bagaimanapun, dengan kecerdasan, dan itu bermula dari keenceran otak, seseorang akan dijadikan rebutan oleh berbagai perguruan tinggi ternama, dan akhirnya juga menjadi rebutan bagi berbagai perusahaan.

Dengan otak seseorang mampu berkreasi untuk menyusun buku yang sangat bagus hingga best seller, dengan otak yang encer seseorang mampu membuat rancangan sebuah bangunan yang sepektakuler, dengan otak, seseorang mampu menemukan sesuatu yang sangat bermanfaat bagi masyarakat di seluruh dunia. Maka tekhnologi komputer, otomotif, dunia mode, seni, bahkan tekhnologi perang sekalipun, semua tidak bisa dipisahkan dari peran otak. Dan semua ini bisa dilakukan tanpa modal materi, tapi justeru mendatangkannya. Lihatlah bill gates pendiri microsoft, Larry Page dan Sergey Brin dua pendiri google, Mark Zuckerberg pembuat facebook, JK Rowling penulis harry potter, dan masih banyak lagi sample yang menyatakan bahwa dengan bermodal kecerdasan dan kreatifitas, seseorang bisa meraih sukses.

Cinta itu bagaikan Menunggu Bis.

Diposting oleh Masakan On 20.00 0 komentar

Cinta itu sama seperti orang yang menunggu bis. Sebuah bis datang, dan kamu bilang, "Wah.. terlalu penuh, sumpek, bakalan nggak bisa duduk nyaman neh !

Aku tunggu bis berikutnya aja deh."

Kemudian, bis berikutnya datang. Kamu melihatnya dan berkata, "Aduh bisnya kurang asik nih, nggak bagus lagi.. nggak mau ah.."

Bis selanjutnya datang, cool dan kamu berminat, tapi seakan-akan dia tidak melihatmu dan lewat begitu saja.

Bis keempat berhenti di depan kamu. Bis itu kosong, cukup bagus, tapi kamu bilang, "Nggak ada AC nih, bisa kepanasan aku". Maka kamu membiarkan bis keempat itu pergi.

Waktu terus berlalu, kamu mulai sadar bahwa kamu bisa terlambat pergi ke kantor.

Ketika bis kelima datang, kamu sudah tak sabar, kamu langsung melompat masuk ke dalamnya. Setelah beberapa lama, kamu akhirnya sadar kalau kamu salah menaiki bis. Bis tersebut jurusannya bukan yang kamu tuju ! Dan kau baru sadar telah menyiakan waktumu sekian lama.

Moral dari cerita ini: sering kali seseorang menunggu orang yang benar-benar 'ideal' untuk menjadi pasangan hidupnya. Padahal tidak ada orang yang 100% memenuhi keidealan kita. Dan kamu pun sekali-kali tidak akan pernah bisa menjadi 100% sesuai keinginan dia.

Tidak ada salahnya memiliki 'persyaratan' untuk 'calon', tapi tidak ada salahnya juga memberi kesempatan kepada yang berhenti di depan kita.

Tentunya dengan jurusan yang sama seperti yang kita tuju. Apabila ternyata memang tidak cocok, apa boleh buat.. tapi kamu masih bisa berteriak 'Kiri' ! dan keluar dengan sopan.

Maka memberi kesempatan pada yang berhenti di depanmu, semuanya bergantung pada keputusanmu. Daripada kita harus jalan kaki sendiri menuju kantormu, dalam arti menjalani hidup ini tanpa kehadiran orang yang dikasihi.

Cerita ini juga berarti, kalau kebetulan kamu menemukan bis yang kosong, kamu sukai dan bisa kamu percayai, dan tentunya sejurusan dengan tujuanmu, kamu dapat berusaha sebisamu untuk menghentikan bis tersebut di depanmu, agar dia dapat memberi kesempatan kepadamu untuk masuk ke dalamnya. Karena menemukan yang seperti itu adalah suatu berkah yang sangat berharga dan sangat berarti. Bagimu sendiri, dan bagi dia.



Khidhr ...oh....Khidhr

Diposting oleh Masakan On 04.51 0 komentar

Masih hidupkah Khidhr ? Entahlah, saya memang mendengar cerita seorang 'alim yang mengaku berjumpa Khidhr. Nama Khidhr memang sudah terlanjur melegenda, meskipun al-Qur'an sendiri tidak pernah menyebut nama Khidhr secara terang-terangan. Al-Qur'an melukiskan Khidhr dengan "...seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami." (QS 18:65)

Perhatikan redaksi yang digunakan al-Qur'an. Ternyata, Khidhr atau apapun nama beliau hanyalah satu dari sekian banyak hamba Allah yang telah diberi rahmat dan ilmu. Boleh jadi banyak sekali hamba Allah yang punya kelebihan seperti Khidhr, tetapi Allah tidak beritakan kepada kita atau kita memang tidak mengetahuinya. Tapi itulah Khidhr, sebuah nama yang terlanjur melegenda dan menyimpan misteri yang tak kunjung habis dibicarakan.

Dalam surat al-Kahfi diceritakan bagaimana Nabi Musa ingin berguru dengan Khidhr. Khidhr semula menolak, namun Musa terus mendesak. Perhatikan redaksi al-Qur'an ketika mengutip penolakan Khidhr, "Sesungguhnya kamu sekali-kali tidak akan sanggup sabar bersamaku. Dan bagaimana kamu dapat sabar atas sesuatu yang kamu belum mempunyai pengetahuan yang cukup tentang hal itu?" (QS 18:67-68)

Khidhr menolak Musa bukan dengan argumen bahwa Musa itu bodoh atau malas. Khidhr menolak Musa karena Musa tidak akan bisa bersikap sabar. Soalnya, kata Khidhr, bagaimana kamu bisa sabar pada persoalan yang kamu tidak punya ilmu tentangnya?

Begitulah yang terjadi. Musa selalu memprotes dan menyalah-nyalahkan perbuatan Khidhr yang, dipandang dari sudut pengetahuan Musa, merupakan perbuatan yang keliru.

Sayang, kita jarang mau belajar dari kisah Khidhr dan Musa ini. Seringkali kita sebar kata "sesat", "kafir", "menyimpang", "bid'ah" kepada saudara-saudara kita, yang dipandang dari sudut pengetahuan yang kita miliki, melakukan kesalahan besar.

Kita menjadi emosional, kita menjadi tidak sabar. Pada saat itu, ada baiknya kita ingat kembali kisah Khidhr dan Musa. Kisah Khidhr mengajarkan kepada kita bahwa kesabaran merupakan lambang tingginya pengetahuan.

Nadirsyah Hosen



banyak orang 'goblok' tapi pinter

Diposting oleh Masakan On 18.13 0 komentar

Pasti aneh ya dengan judul yang saya buat. Awalnya aneh juga sech plus bingung, tapi kenyataan berkata demikian... apakah orang "goblok" itu belum tentu segoblok yang kita kira.. ini adalah orang 'goblok' yang sukses. Waktunya kita pelajari untuk belajar menjadi orang goblok nech... Aneh banget ya "goblok kok di pelajari" :D

Belajar "goblok" ala Bob Sadino.....

Bob Sadino terkenal dengan pengusaha yang ‘Nyleneh’ gaya dan
pola pikirnya. Sejak dari jaman Soeharto, dia terkenal dengan
‘kostumnya’ yang selalu bercelana pendek. Begitulah cara Om Bob
bertemu dengan semua presiden negeri ini. Dengan statement-statement nya yang super
Nyleneh.
Misalnya Bob Sadino tanya,”Menurutmu kebanyakan orang bisnis cari apa?” Spontan kita jawab,”Cari untung om!” Kemudian Om Bob balik menjawab,”Kalo saya cari rugi!”
Lalu dia menjelaskan, kalo bisnis cari untung, apa selamanya untung? Sama juga kalo bisnis cari rugi, apa selamanya rugi? Maknanya rugi itu tak perlu ditakuti. Bahkan karyawan Kemchicks (pabrik daging olahan)dan Kemfarms (exportir sayur dan buah) diijinkan untuk berbuat salah.
Sampai-sampai ada karyawan yang pernah membuat kerugian US$ 5
juta dan masih bekerja sampai sekarang. Goblok atau Pintar? Trus apa maknanya belajar 'Goblok'? Bukankah banyak orang pandai tapi tak berhasil dalam usaha atau
bahkan melangkah pun tak berani. Om Bob bilang, kalo orang 'goblok' itu tak pandai menghitung, makanya lebih cepat mulai usaha. Kalau orang pinter, menghitungnya 'njlimet' alias ribet, jadi nggak mulai-mulai usahanya. Orang 'goblok' berbisnis tidak berfikir urutan, sedangkan orang pinter, berfikir urut. Orang pintar tidak percayaan dengan orang lain, jadi semuanya mau dikerjain sendiri, seolah tak ada
yang dapat menggantikan dirinya.
Nah, kalau orang 'goblok', dia akan mencari orang pinter dan harus lebih pinter darinya, untuk menjalankan usahanya.
Orang pintar ketemu gagal, cenderung mencari kambing hitam untuk menutupi kekurangannya. “Ehm, situasi ekonominya lagi down”, atau “Pemerintah nggak mendukung saya”, kata orang pintar.
Lain hal dengan orang "goblok", jika ketemu gagal, nggak merasa kalau dia gagal, karena dia merasa sedang 'belajar'. Bahkan Om Bob juga mengatakan bahwa dia sebagai orang ‘goblok’ tidak melakukan perencanaan usaha, target ataupun mengenal cita-cita.
Namun sebaliknya, semua karyawannya harus memiliki target dan perencanaan. Buahnya, orang ‘goblok’ yang jadi bossnya orang pintar. Itulah adilnya Tuhan menciptakan orang pintar dan orang ‘goblok’.
Masalahnya sekarang, siapa yang merasa pintar, siapa yang merasa goblok? Trus, enakan mana jadi orang pintar atau orang ‘goblok’? Jika
Anda semakin bingung dengan tulisan saya, artinya bagus,
berarti Anda mulai ….Goblok! :D he..he.. Kalau Anda emosi, berarti Anda pintar. Itu juga kata orang Om
Bob lho..!
Filosofi ‘goblok’ Bob Sadino, dia ibaratkan seperti air sungai yang sedang mengalir. Ketemu batu di depan, ya belok kanan atau belok kiri. Namun seperti air di sungai, kitapun harus siap dikencingi, dibuangi sampah dan kotoran-kotoran yang lain. Jadi, pilih mana? GOBLOK atau PINTAR?
“Pengusaha tak harus pintar dalam segala hal. Tapi harus pintar
mencari orang pintar"



DONGENG PENGANTAR NYENGIR

Diposting oleh Masakan On 17.11 0 komentar

Suatu hari, si jon, ale,dan abel terdampar di sebuah pulau. Saat mereka sedang berkeliling pulau utk mencari sesatu yg bs dimakan, tiba2 mereka bertemu jin

"Saya akan memeberikan masing2 satu permintaan utk kalian" kata sang jin

Jon berkata, "Saya ingin berada di rumah dgn meja penuh makanan enak."

"Itu mudah", kata sang jin sambil menyihir Jon lalu berkata kepada Abel ,"Apa permintaanmu?"

"Saya ingin berada di rumah saya kembali dgn sepuluh wanita di ranjang saya," kata Abel sambil setengah ngiler dan mimisan penuh harap

"Itu kecil" katanya sambil menyihir Abel. Akhirnya tiba giliran si Ale. Sang jin berkata kepadanya, "Apa keinginanmu?"

Si Ale melamun sebentar, lalu berkata, "Wah, disini rasanya sepi tanpa Jon dan Abel. Aku ingin mereka kembali ke sini."

;D


;D ;D ;D

ikutan lagi ah.. udah ga sibuk nih.. :P

---------------------------

karena jin itu pelit.. maka jin hanya mengijinkan satu orang saja yang kembali... akhirnya setelah dipikir masak2, ale memilih abel ketimbang jon...

karna Jon sedih tidak dipilih oleh 'yayangnya' si ale... jon pun berniat untuk berubah.. dia berniat untuk bisa menyukai lawan jenis... ;D

salah satu terapi yang dia lakukan adalah dengan nnton bf sebanyak2 mungkin yang menggambarkan adegan XXX pria dan wanita..

karna terlalu sering menonton film itu,jon pun jadi tinggi nafsunya.....

akhirnya pada suatu hari dia nekat dan memperkosa seorang mahasiswi yang baru pulang kuliah.... tapi dia menyesal dan kemudian menyerahkan diri ke polisi...

Selama di tahanan dia terus berpikir... mungkin dia akan ditahan selama puluhan tahun dan disiksa berat... Akhirnya putusan sidang dilakukan....

Hakim : Sodara jon bin wakidjan...Anda telah bersalah menghancurkan masa depan seorang mahasiswi... hukumannya satu bulan penjara.......!!!

Jon pun kaget dan senang....karena nggak mengira
hukumannya cuman 1 bulan penjara.... dia berpikir, " tau begono, ane dari dulu merkosa cewek deh... ntar abis dari penjara......."

Tiba-tiba lamunannya wakidjan pun terputus, karna hakim ternyata masi melanjutkan bicaranya..

hakim : ya,, anda dihukum 1 bulan penjara dengan catatan, alat yang dipakai melakukan kejahatan, disita oleh negara...!!!


John: *$#&$^*$


Setelah keputusan pak hakim, si jon memohon2 agar dia tak dikebiri. Akhirnya setelah dia memohon2 dan membersihkan kaki pak hakim yg bau pete, si hakim meringankan vonisnya. Si jon tak akan dikebiri, tapi kakinya akan dipotong sbg hukuman karena kakinya deket ma burungnya (emang apa hubungannya ??? ??? )

Si jon, meskipun kecewa, menerima putusan pak hakim. Singkatnya, dia dipotong kakinya lalu dipenjara sebulan, plus bersihin kaki pak hakim yg skrg bau tauco :P

Setelah slese menjalani hukuman, si jon pun pergi menemui dokter ale. Ia ingin mencarikan kaki palsu agar dia bs leluasa lg (pasti mo mesum)

Setiba di tempat sang dokter, ternyata kaki palsu utk laki2 sdh habis. Yg ada hanyalah kaki palsu permepuan

"Aku kasih kaki palsu perempuan aja. Toh dia ga ngerti" pikir si dokter ale

Namun, besoknya, si jon kembali sambil marah2

"Dokter, kok kaki saya diganti kaki perempuan!?" triak si jon

"Lo, kok kamu tau?" kata si dokter ale

"Ya taulah. Masak pas saya pipis kaki saya yg satu jongkok, yg satu lg berdiri"

;D



Pisau Tukang Daging

Diposting oleh Masakan On 17.22 0 komentar

Raja Hui dari negara Wei sedang mengamati kokinya memotong seekor sapi jantan. Ketika koki itu menancapkan pisaunya keluar masuk tubuh sapi itu, bahu, kaki dan lututnya ikut bergerak seirama dengan tangannya. Pisau itu seperti menari dan bunyi pisau yang memotong kulit dan daging sapi itu membuat semacam musik.

Raja sangat kagum dengannya dan bertanya, ”Bagaimana kamu dapat mempunyai keahlian seperti itu?”

”Saya tertarik untuk mempelajari bagaimana sesuatu bekerja, dan tidak hanya menguasai tekniknya, Yang Mulia,” jawab kokinya. ”Ketika saya pertama kali memotong seekor sapi, saya tidak melihat apa-apa kecuali tubuh seekor sapi. Setelah tiga tahun, saya tidak lagi melihatnya seperti itu. Saya mencoba untuk memahami komponen dan strukturnya. Sekarang saya lebih banyak menggunakan perasaan daripada mata saya. Pisau saya mengikuti anatomi melalui rongga-rongga dalam tubuh sapi. Saya menghindari urat dan ligamen, dan tentu saja tulang-tulang.”

”Seorang koki yang bagus harus mengganti pisaunya setiap tahun karena menggunakannya untuk menyayat. Seorang koki yang biasa-biasa saja mengganti pisaunya setiap bulan karena menggunakannya untuk memotong. Saya telah menggunakan pisau saya selama sembilan belas tahun dan telah memotong ribuan sapi. Tetapi pisau ini masih sebagus yang baru.”

“Saya mencari di antara sendi dan tulang di mana pisau tipis milikku bisa bergerak bebas. Jika saya menemukan sendi yang keras, saya akan terus memotong dengan hati-hati. Saya akan memperlambat dan menggunakan pisau dengan lembut sepanjang garis alami binatang itu. Setelah badannya terbagi-bagi dan jatuh di kaki saya seperti lumpur lembut, saya akan bernapas lega dan merasa sangat puas. Saya selalu merawat pisau saya setelah pisau itu bekerja dengan baik.”

”Hebat!” raja sangat terpesona. ”Kamu telah mengajari saya sesuatu tentang kehidupan.”

Komentar: Ini adalah fabel terkenal yang diceritakan Chuang Tzu. Pisau itu menjadi awet karena telah digunakan dengan mengikuti hukum alam – anatomi seekor sapi. Jika kita mengikuti hukum alam, seharusnya kita juga berumur panjang dan berbadan sehat

Dikutip dari Kisah-Kisah Kebijaksanaan Cina Klasik yang disusun oleh Michael C. Tang



Ibunda Kenapa Kau Menangis

Diposting oleh Masakan On 04.02 0 komentar

Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya kepada ibunya. "Ibu, mengapa Ibu menangis?". Ibunya menjawab, "Sebab, Ibu adalah seorang wanita, Nak". "Aku tak mengerti" kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. "Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti...."
Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya. "Ayah, mengapa Ibu menangis? Sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?"Sang ayah menjawab, "Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan". Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya.
Lama kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis.

Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan."Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?"Dalam mimpinya, Tuhan menjawab,"Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama.Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman danlembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.

Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, danmengeluarkan bayi dari rahimnya, walau, seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu.

Kuberikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa.

Pada wanita, Kuberikan kesabaran, untuk merawat keluarganya, walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah.

Kuberikan wanita,

perasaan peka dan kasih sayang, untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada
bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.

Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa-masa sulit, dan enjadi pelindung baginya. Sebab, bukankah tulang rusuklah yang melindungi setiap hati dan
jantung agar tak terkoyak?Kuberikan kepadanya kebijaksanaan, dan kemampuan untuk
memberikan pengertian dan menyadarkan, bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang
diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi.

Dan, akhirnya, Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkanperasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, air mata ini adalah air mata kehidupan".

Maka, dekatkanlah diri kita pada sang Ibu kalau beliau masih hidup

camkan ini baik-baik...!!!

Diposting oleh Masakan On 23.41 0 komentar

Jika kita mencintai seseorang, kita akan senantiasa mendo’akannya walaupun dia tidak berada disisi kita.
Tuhan memberikan kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita ? Karena Tuhan
telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah Cinta …
Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi, jika kamu masih tidak dapat melupakannya.
Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan, walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan Kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.
Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia lantaran akhirnya kamu
terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya. Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan
dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.
Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia tersebut.
Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh,
penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat dan kemarahan menjadi rahmat.
Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah
mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.




Raja Baik dan Raja Jahat ( cerpen )

Diposting oleh Masakan On 05.58 0 komentar

Alkisah ada seorang Raja yg baik hati dan di cintai rakyat nya di sebuah Negri nan jauh disana, dan dizaman yg sama hidup pula seorang Raja jahat yg suka menindas rakyat nya di sebuah Negri yg berbeda. Suatu ketika kedua orang Raja ini tiba-tiba jatuh sakit, Raja yg baik hati divonis oleh sang Tabib akan meninggal jika tidak makan seekor ikan tertentu, begitu pula dgn Raja yg jahat. Rakyat dari Raja yg baik hati itu sangat yakin ikan tsb mudah untuk di temukan krn emang udah musim nya, namun rakyat dari raja yg jahat merasa pesimis krn bkn musim nya ikan itu ada di negri tsb.
Namun Taqdir berkata lain, sang Raja yg baik hati itu akhirnya meninggal dunia krn tdk mendapatkan ikan yg dimksd oleh sang tabib, namun sang raja yg jahat malah sembuh krn mendapat ikan yg di mksd oleh sang tabib. Malaikat yg menyaksikan kejadian itu sangat heran dgn kebijakan Tuhan. Akhirnya sang malaikat memberanikan diri untuk bertanya langsung kpd Tuhan. " Wahai Tuhanku mengapa Engkau mentaqdirkan kematian kpd Raja yg baik hati Namun Engkau biarkan hidup Raja yg Zholim kpd rakyat nya?" kata si malaikat. Tuhan menjawab,

"Wahai malaikat ku, Aku mentaqdirkan Raja yg baik hati itu meninggal krn dia pernah melakukan suatu dosa pd suatu hari, Aku ingin dia menghadap Ku tanpa membawa Dosa tsb. maka Aku langsung balas Dosa nya di dunia. Sedangkan Raja yg jahat itu suatu ketika pernah berbuat kebaikan, maka Aku balas kebaikan nya langsung di dunia sehingga ketika dia menghadap Ku nanti tidak ada amal kebaikan nya barang sedikit pun dan Aku pun tidak ragu-ragu memasukan nya ke dalam Neraka." Sekarang mengertilah si Malaikat atas hikmah kebijaksanaan dari Tuhan nya, si malaikat pun berseru" Maha Suci Engaku Wahai Tuhanku, Engkau lah yg Maha Pengasih lagi Maha Bijaksana."
ditutup dgn sebuah Ayat yg berbunyi, " Boleh jadi engkau menyukai suatu hal padahal ia buruk untuk mu, dan boleh jadi engkau membenci suatu hal padahal ia baik untuk mu." [Al-Qur'an]

ket :
cerita ini untuk orang dan hamba-hamba Allah yg sering berburuk sangka dgn ketetapan Allah (Taqdir), mudah-mudahan Allah mengampuni dosa-dosa kita dan menutupi aib kita didunia dan akhirat. Amin,,,,

Cinta Tanpa Syarat

Diposting oleh Masakan On 20.53 0 komentar

Dikisahkan, ada sebuah keluarga besar. Kakek dan nenek mereka
merupakan pasangan suami istri yang tampak serasi dan selalu harmonis
satu sama lain. Suatu hari, saat berkumpul bersama, si cucu bertanya
kepada mereka berdua, "Kakek, Nenek, tolong beritahu kepada kami resep
akur dan cara Kakek dan Nenek mempertahan cinta selama ini agar kami
yang muda-muda bisa belajar."
Mendengar pertanyaan itu, sesaat kakek dan nenek beradu pandang sambil
saling melempar senyum. Dari tatapan keduanya, terpancar rasa kasih yang
mendalam di antara mereka. "Aha, Nenek yang akan bercerita dan
menjawab pertanyaan kalian," kata kakek.
Sambil menerawang ke masa lalu, nenek pun memulai kisahnya. "Ini
pengalaman kakek dan nenek yang tak mungkin terlupakan dan rasanya
perlu kalian dengar dengan baik. Suatu hari, kami berdua terlibat obrolan
tentang sebuah artikel di majalah yang berjudul ‘bagaimana memperkuat
tali pernikahan'. Di sana dituliskan, masing-masing dari kita diminta
mencatat hal-hal yang kurang disukai dari pasangan kita. Kemudian,


dibahas cara untuk mengubahnya agar ikatan tali pernikahan bisa lebih
kuat dan bahagia. Nah, malam itu, kami sepakat berpisah kamar dan
mencatat apa saja yang tidak disukai. Esoknya, selesai sarapan, nenek
memulai lebih dulu membacakan daftar dosa kakekmu sepanjang kurang
lebih tiga halaman. Kalau dipikir-pikir, ternyata banyak juga, dan herannya
lagi, sebegitu banyak yang tidak disukai, tetapi tetap saja kakek kalian
menjadi suami tercinta nenekmu ini," kata nenek sambil tertawa. Mata
tuanya tampak berkaca-kaca mengenang kembali saat itu.
Lalu nenek melanjutkan, "Nenek membacanya hingga selesai dan kelelahan.
Dan, sekarang giliran kakekmu yang melanjutakan bercerita." Dengan suara
perlahan, si kakek meneruskan. "Pagi itu, kakek membawa kertas juga,
tetapi.... kosong. kakek tidak mencatat sesuatu pun di kertas itu. Kakek
merasa nenekmu adalah wanita yang kakek cintai apa adanya, kakek tidak
ingin mengubahnya sedikit pun. Nenekmu cantik, baik hati, dan mau
menikahi kakekmu ini, itu sudah lebih dari cukup bagi kakek."
Nenek segera menimpali, "Nenek sungguh sangat tersentuh oleh
pernyataan kakekmu itu sehingga sejak saat itu, tidak ada masalah atau
sesuatu apa pun yang cukup besar yang dapat menyebabkan kami
bertengkar dan mengurangi perasaan cinta kami berdua."
Sering kali di kehidupan ini, kita lebih banyak menghabiskan waktu dan
energi untuk memikirkan sisi yang buruk, mengecewakan, dan yang
menyakitkan. Padahal, pada saat yang sama kita pun sebenarnya punya
kemampuan untuk bisa menemukan banyak hal indah di sekeliling kita.
Saya yakin dan percaya, kita akan menjadi manusia yang berbahagia jika
kita mampu berbuat, melihat, dan bersyukur atas hal-hal baik di kehidupan
ini dan senantiasa mencoba untuk melupakan yang buruk yang pernah
terjadi. Dengan demikian, hidup akan dipenuhi dengan keindahan,
pengharapan, dan kedamaian.


Di sebuah kota kecil yang tenang dan indah, ada sepasang laki-laki dan perempuan yang saling mencintai. Mereka selalu bersama memandang matahari terbit
di puncak gunung, bersama di pesisir pantai menghantar matahari senja. Setiap orang yang bertemu dengan mereka tidak bisa tidak akan menghantar dengan
pandangan kagum dan doa bahagia.
Mereka saling mengasihi satu sama lain Namun pada suatu hari, malang sang lelaki mengalami luka berat akibat sebuah kecelakaan. Ia berbaring di atas ranjang
pasien beberapa malam tidak sadarkan diri di rumah sakit. Siang hari sang perempuan menjaga di depan ranjang dan dengan tiada henti memanggil-memanggil
kekasih yang tidak sadar sedikitpun.
Malamnya ia ke gereja kecil di kota tersebut dan tak lupa berdoa kepada Tuhan Agar kekasihnya selamat. Air matanya sendiri hampir kering karena menangis
sepanjang hari.
Seminggu telah berlalu, sang lelaki tetap pingsan tertidur seperti dulu, sedangkan si perempuan telah berubah menjadi pucat pasi dan lesu tidak terkira,
namun ia tetap dengan susah payah bertahan dan akhirnya pada suatu hari Tuhan terharu oleh keadaan perempuan yang setia dan teguh itu, lalu

Ia memutuskan
memberikan kepada perempuan itu sebuah pengecualian kepada dirinya. Tuhan bertanya kepadanya "Apakah kamu benar-benar bersedia menggunakan nyawamu sendiri
untuk menukarnya?" . Si perempuan tanpa ragu sedikitpun menjawab "Ya".
Tuhan berkata "Baiklah, Aku bisa segera membuat kekasihmu sembuh kembali, namun kamu harus berjanji menjelma menjadi kupu-kupu selama 3 tahun. Pertukaran
seperti ini apakah kamu juga bersedia?". Si perempuan terharu setelah mendengarnya dan dengan jawaban yang pasti menjawab "saya bersedia!".
Hari telah terang. Si perempuan telah menjadi seekor kupu-kupu yang indah. Ia mohon Diri pada Tuhan lalu segera kembali ke rumah sakit. Hasilnya, lelaki
itu benar-benar telah siuman bahkan ia sedang berbicara dengan seorg dokter. Namun sayang, ia tidak dapat mendengarnya sebab ia tak bisa masuk ke ruang
itu.
Dengan di sekati oleh kaca, ia hanya bisa memandang dari jauh kekasihnya sendiri. Beberapa hari kemudian, sang lelaki telah sembuh. Namun ia sama sekali
tidak bahagia. Ia mencari keberadaan sang perempuan pada setiap orang yang lewat, namun tidak ada yang tahu sebenarnya sang perempuan telah pergi kemana.
Sang lelaki sepanjang hari tidak makan dan istirahat terus mencari. Ia begitu rindu kepadanya, begitu inginnya bertemu dengan sang kekasih, namun sang
perempuan Yang telah berubah menjadi kupu-kupu bukankah setiap saat selalu berputar di sampingnya? Hanya saja ia tidak bisa berteriak, tidak bisa memeluk.
Ia hanya bisa memandangnya secara diam-diam. Musim panas telah berakhir, angin musim gugur yang sejuk meniup jatuh daun pepohonan. Kupu-kupu mau tidak
mau harus meninggalkan tempat tersebut lalu terakhir kali ia terbang dan hinggap di atas bahu sang lelaki.
Ia bermaksud menggunakan sayapnya yang kecil halus membelai wajahnya, menggunakan mulutnya yang kecil lembut mencium keningnya. Namun tubuhnya yang kecil
dan lemah benar-benar tidak boleh di ketahui olehnya, sebuah gelombang suara tangisan yang sedih hanya dapat di dengar oleh kupu-kupu itu sendiri dan mau
tidak mau dengan berat hati ia meninggalkan kekasihnya, terbang ke arah yang jauh dengan membawa harapan.
Dalam sekejap telah tiba musim semi yang kedua, sang kupu-kupu dengan tidak sabarnya segera terbang kembali mencari kekasihnya yang lama di tinggalkannya.
Namun di samping bayangan yang tak asing lagi ternyata telah berdiri seorang perempuan cantik. Dalam sekilas itu sang kupu-kupu nyaris jatuh dari angkasa.Ia
benar-benar tidak percaya dengan pemandangan di depan matanya sendiri. Lebih tidak percaya lagi dengan omongan yang di bicarakan banyak orang. Orang-orang
selalu menceritakan ketika hari natal, betapa parah sakit sang lelaki. Melukiskan betapa baik dan manisnya dokter perempuan itu. Bahkan melukiskan betapa
sudah sewajarnya percintaan mereka dan tentu saja juga melukiskan bahwa sang lelaki sudah bahagia seperti dulu kala .
Sang kupu-kupu sangat sedih. Beberapa hari berikutnya ia seringkali melihat kekasihnya sendiri membawa perempuan itu ke gunung memandang matahari terbit,
menghantar matahari senja di pesisir pantai. Segala yang pernah di milikinya dahulu dalam sekejap tokoh utamanya telah berganti seorang perempuan lain
sedangkan ia sendiri selain kadangkala bisa hinggap di atas bahunya, namun tidak dapat berbuat apa-apa.
Musim panas tahun ini sangat panjang, sang kupu-kupu setiap hari terbang rendah dengan tersiksa dan ia sudah tidak memiliki keberanian lagi untuk mendekati
kekasihnya sendiri. Bisikan suara antara ia dengan perempuan itu, ia dan suara tawa bahagianya sudah cukup membuat hembusan napas dirinya berakhir, karenanya
sebelum musim panas berakhir, sang kupu-kupu telah terbang berlalu. Bunga bersemi dan layu. Bunga layu dan bersemi lagi. Bagi seekor kupu-kupu waktu seolah-olah
hanya menandakan semua ini.
Musim panas pada tahun ketiga, sang kupu-kupu sudah tidak sering lagi pergi mengunjungi kekasihnya sendiri. Sang lelaki bekas kekasihnya itu mendekap perlahan
bahu si perempuan, mencium lembut wajah perempuannya sendiri. Sama sekali tidak punya waktu memperhatikan seekor kupu-kupu yang hancur hatinya apalagi
mengingat masa lalu.
Tiga tahun perjanjian Tuhan dengan sang kupu-kupu sudah akan segera berakhir dan pada saat hari yang terakhir, kekasih si kupu-kupu melaksanakan pernikahan
dengan perempuan itu.
Dalam kapel kecil telah dipenuhi orang-orang. Sang kupu-kupu secara diam-diam masuk ke dalam dan hinggap perlahan di atas pundak Tuhan. Ia mendengarkan
sang kekasih yang berada dibawah berikrar di hadapan Tuhan dengan mengatakan "saya bersedia menikah dengannya!". Ia memandangi sang kekasih memakaikan
cincin ke tangan perempuan itu, kemudian memandangi mereka berciuman dengan mesranya lalu mengalirlah air mata sedih sang kupu-kupu.
Dengan pedih hati Tuhan menarik napas "Apakah kamu menyesal?". Sang kupu-kupu mengeringkan air matanya "Tidak". Tuhan lalu berkata di sertai seberkas kegembiraan
"Besok kamu sudah dapat kembali menjadi dirimu sendiri". Sang kupu-kupu menggeleng-gelengka n kepalanya "Biarkanlah aku menjadi kupu-kupu seumur hidup".
Ada beberapa kehilangan merupakan takdir. Ada beberapa pertemuan adalah yang tidak akan berakhir selamanya. Mencintai seseorang tidak mesti harus memiliki,
namun memiliki seseorang maka harus baik-baik mencintainya.

Ketika "pintar" tak pada tempat yg tepat

Diposting oleh Masakan On 05.06 0 komentar

PINTAR
1. apakah si pintar dapat mengalahkan sgalanya?
gak juga. slama masih ada si cerdas, si pintar mungkin tak akan menang.
2. mengapa orang ingin jadi pintar?
entahlah. hanya orang itulah yang tahu.
tapi, akan lebih baik jika ingin jadi cerdas.
3. apa ada lomba dengan nama "pintar cermat"?
mm..belum pernah tau. yang ada hanya lomba "cerdas cermat".
4. apa orang yang menginginkan suatu hal harus menggunakan si pintar?
tidak juga. bukan si pintar namanya, tetapi si licik.
5. mengapa bukan si pintar?
karena si pintar untuk hal-hal yang baik dan berguna.
6. bukankah si pintar juga sering untuk hal gak baik n tak guna?
ya iyaLaa.. kyak pintar ngibul, pintar membunuh, pintar mencuri hati orang, dl.
7. perbedaan si licik n si pintar?
uda jelaskan.. si licik suka ira ma si pintar.. cz licik gak bisa jd kayak si pintar.
8. si pintar pernah iri juga gak?
pasti pernah dong.. tapi irinya ma si cerdas. cz si cerdas melebihi si pintar.



Long distance relationship(LDR)

Diposting oleh Masakan On 17.19 0 komentar

LDR tuh susah-susah gampang sebenenya, tapi klo ga kuat, mendingan jangan deh.. :) banyak godaannya euy...
gw jadi inget sorang temen yang pernah bilang "gw ga bisa LDR, n kayanya gw ga akan LDR kecuali klo gw dah mau serius ma dia" (msh inget gag yg blg ini k gw?? Hhee..)
Ada beberapa faktor yg paling penting dlm menjalani LDR :
Pertama, KOMUNIKASI...
sangats sangats penting dlm LDR, komunikasi harus tetep terjaga
Kedua, KEPERCAYAAN...
klo kalian belom memiliki rasa saling percaya kpd pasangannya, mendingan ga usah LDR lah
karena banyak bgt pasangan yg LDR nya putus ditengah jalan karena yaa mereka saling tidak percaya kpd pasangannya masing2
Ketiga, KEJUJURAN...
kejujuran itu harus, meskipun pacar kamu ada dibelahan dunia manapun
misalnya seperti temen gw ya, dia itu LDR beda kota udah 4 tahunan kali ya. temen gw itu cewek dan dia itu selalu jujur sama pasangannya klo misalnya dia itu mau pergi sama temen cowoknya karena ada suatu kepentingan.
si cewek itu selalu memberitahu pacarnya dan meminta izin, walaupun pergi dengan cowok lain tetepi si cewek ini udah dapet izin dari sang pacar, jadi itungannya bukan selingkuh
Keempat, KESETIAAN...
ini nih yg paling penting dari yg terpenting di dlm LDR
mampu ga siyh kamu itu setia dengan pacar yg sedang berada nun jauh disana?
kadang2 berasa bgt klo kita lg kesepian dan sedang butuh bahu untuk bersandar sedangkan dia berada nun jauh disana, dan kamu disini banyak godaan.
Bisa engga siyh kamu setia???
**bisa kalo gw mah ::malu2:: halaahhh :p**
itulah empat faktor yg menurut gw ngefek banget dlm LDR
cuma mau sharing aja niyh temen2, buat temen2 yg mau LDR ... Buang jauh2 dh itu apa yg dinamakan :


1. CURIGAISME...
curiga2 itu harus dihilangkan, jangan saling curiga satu sama lain, misalnya curiga2 yg sering tuh dlm LDR ...
"jangan2 dia selingkuh diluar sana" nah disinilah dicari peran KEPERCAYAAN dan KESETIAAN dari masing2 pasangan. Percayakah kamu? Setiakah kamu?
"kenapa dia enggak ada kabarnya ya? jangan-jangan dia bosen sama aku" nah klo untuk ini, susah jg niyh, gw jg sering di buat parno ama kata2 itu, huahaha
tp begini ya sobat, sebisa mungkin kamu berpikiran positif dulu lah, di dlm suatu hubungan itu pasti ada up n down, seimbangin ritme aja [duhh maap ye klo ada yg bosen denger kata2 gw yg ini :p]
seimbangin ritme dengan tetep ngejaga komunikasi. apalagi LDR, pengertian aja lah klo komunikasi agak2 tersendat, jgn banyak menuntut minta di telepon
mungkin aja pacar lg sangat sibuk dengan kehidupannya disana, sehingga memberi kabar aja enggak sempet
jadi intinya enggak boleh kepikiran sama yg namanya kata2 "jangan-jangan..."
2.CEMBURUISME...
klo gw bilang, redamkan itu yg namanya cemburuisme
enggak bener deh ada bumbu cemburu di dlm LDR, ada jg malah ngerusak.
emang siyh yg namanya perempuan kadang2 kan pengen di cemburuin jg, bukannya gw menjelek2an kaum gw sendiri ya, kadang2 dlm LDR, ada perempuan yg mengeluh gini "kok dia enggak cemburu ya gw jalan ama si B kemaren?" ... "kok enggak cemburu ya? apa perasaan dia udah berubah ya ama gw?" ...
didalam LDR hilangkanlah pikiran2 itu wahai perempuan, karena inget ya enggak semua pacar bisa bilang secara terus terang klo dia itu cemburu, setiap orang beda2 karakternya
untuk LDR sebaiknya cemburu itu dihilangkan, karena klo udah cemburu, tingkat curiga itu makin meninggi dan akan semakin berkurangnya kepercayaan diantara kalian
janganlah cemburu2 ... dia dgn kehidupannya disana, kamu dgn hidup kamu disini, klo pake cemburu2 mah alamat berumur pendek itu LDR
lagi lagi kembali kepada kepercayaan, hehe :)
itulah menurut gw ... klo LDR harus memperhatikan 4 FAKTOR PENTING DIATAS dan 2 FAKTOR YG HARUS DIHINDARI
tapi seperti yg gw bilang sebelumnya, pasangan yg LDR harus extra extra pengertian, kudu mesti harus tidak boleh tidak extra pengertian.
harus pengertian karena enggak bisa tiap hari teleponan
harus pengertian kalau dia enggak bisa selalu ada di sisi kamu, saat kamu sedang membutuhkan bahu untuk bersandar
harus pengertian karena emang kamu enggak bisa melakukan rutinitas yg biasa orang pacaran lakukan, misalnya seperti jalan2, makan bareng, nonton, dll lah
dan kadang2 faktor lingkungan yg k'ya bgitu tuh yg bikin LDR berumur pendek, misalnya ngiri ngeliat temen2 kamu pada jalan bareng ama pacarnya di malem minggu, sedangkan kamu sama pacar kamu enggak bisa seperti itu karena LDR
dan lalu kamu mengutuk "jarak memang kurang ajar" huehehehe *halaahh*
gw suka bingung, kok kenapa siyh jarak selalu menjadi alesan yg menghambat LDR?
emang suatu hubungan enggak bisa diterima walau jarak memisahkan?
emm buat yg sedang LDR dan atow sedang mencoba untuk LDR
ingetlah itu 4 FAKTOR PENTING dan 2 FAKTOR HARUS DIHINDARI
dan kudu Extra Extra Pengertian
coba deh bayangin,,

KISAH NABI YUNUS A.S.

Diposting oleh Masakan On 17.15 0 komentar

Tidak banyak yang dikisahkan oleh Al-Quran tentang Nabi Yunus sebagaimana yang telah dikisahkan tentang nabi-nabi Musa, Yusuf dan lain-lain. Dan sepanjang yang dapat dicatat dan diceritakan oleh para sejarawan dan ahli tafsir tentang Nabi Yunus ialah bahawa beliau bernama Yunus bin Matta. Ia telah diutuskan oleh Allah untuk berdakwah kepada penduduk di sebuah tempat bernama "Ninawa" yang bukan kaumnya dan tidak pula ada ikatan darah dengan mereka. Ia merupakan seorang asing mendatang di tengah-tengah penduduk Ninawa itu. Ia menemui mereka berada di dalam kegelapan, kebodohan dan kekafiran, mereka menyembah berhala menyekutukan kepada Allah.

Yunus membawa ajaran tauhid dan iman kepada mereka, mengajak mereka agak menyembah kepada Allah yang telah menciptakan mereka dan menciptakan alam semesta, meninggalkan persembahan mereka kepada berhala-berhala yang mereka buat sendiri dari batu dan berhala-berhala yang tidak dapat membawanya manfaaat atau mudarat bagi mereka. Ia memperingatkan mereka bahawa mereka sebagai manusia makhluk Allah yang utama yang memperoleh kelebihan di atas makhluk-makhluk yang lain tidak sepatutnya merendahkan diri dengan menundukkan dahi dan wajah mereka menyembah batu-batu mati yang mereka pertuhankan, padahal itu semua buatan mereka sendiri yang kadang-kadang dan dapat dihancurkan dan diubah bentuk dan memodelnya. Ia mengajak mereka berfikir memperhatikan ciptaan Allah di dalam diri mereka sendiri, di dalam alam sekitar untuk menyedarkan mereka bahawa Tuhan pencipta itulah yang patut disembah dan bukannya benda-benda ciptaannya.

Ajaran-ajaran Nabi Yunus itu bagi para penduduk Ninawa merupakan hal yang baru yang belum pernah mereka dengar sebelumnya. Kerananya mereka tidak dapat menerimanya untuk menggantikan ajaran dan kepercayaan yang telah diwariskan oleh nenek moyang mereka yang sudah menjadi adat kebiasaaan mereka turun temurun. Apalagi pembawa agama itu adalah seorang asing tidak seketurunan dengan mereka.
Mereka berkata kepada Nabi Yunus: "Apakah kata-kata yang engkau ucapkan itu dan kedustaan apakah yang engkau anjurkan kepada kami tentang agama barumu itu? Inilah tuhan-tuhan kami yang sejati yang kami sembah dan disembahkan oleh nenek moyamg kami sejak dahulu. Alasan apakah yang membenarkan kami meninggalkan agama kami yang diwariskan oleh nenek moyang kami dan menggantikannya dengan agama barumu? Engkau adalah seorang yang ditengah-tengah kami yang datang untuk merusakkan adat istiadat kami dan mengubah agama kami dan apakah kelebihan kamu diatas kami yang memberimu alasan untuk mengurui dan mengajar kami. Hentikanlah aksimu dan ajak-ajakanmu di daerah kami ini. Percayalah bahawa engkau tidak akan dapat pengikut diantara kami dan bahawa ajaranmu tidak akan mendapat pasaran di antara rakyat Ninawa yang sangat teguh mempertahankan tradisi dan adat istiadat orang-orang tua kami."

Barkata Nabi Yunus menjawab: "Aku hanya mengajak kamu beriman dan bertauhid menurut agama yang aku bawa sebagai amanat Allah yang wajib ku sampaikan kepadamu. Aku hanya seorang pesuruh yang ditugaskan oleh Allah untuk mengangkat kamu dari lembah kesesatan dan kegelapan menuntun kamu ke jalan yang benar dan lurus menyampaikan kepada kamu agama yang suci bersih dari benih-benih kufur dan syirik yang merendahkan martabat manusia yang semata-mata untuk kebaikan kamu sendiri dan kebaikan anak cucumu kelak. Aku sesekali tidak mengharapkan sesuatu upah atau balas jasa daripadamu dan tidak pula menginginkan pangkat atau kedudukan. Aku tidak dapat memaksamu untuk mengikutiku dan melaksanakan ajaran-ajaranku. Aku hanya mengingatkan kepadamu bahawa bila kamu tetap membangkang dan tidak menghiraukan ajakanku , tetap menolak agama Allah yang aku bawa, tetap mempertahankan akidahmu dan agamamu yang bathil dan sesat itu, nescaya Allah kelak akan menunjukkan kepadamu tanda-tanda kebenaran risalahku dengan menurunkan azab seksa-Nya di atas kamu sebagaimana telah dialami oleh kaum terdahulu iaitu kaum Nuh, Aad dan Tsamud sebelum kamu.

Mereka menjawab peringatan Nabi Yunus dengan tentangan seraya mengatakan: "Kami tetap menolak ajakanmu dan tidak akan tunduk pada perintahmu atau mengikut kemahuanmu dan sesekali kami tidak akan takut akan segala ancamanmu. Cubalah datangkan apa yang engkau ancamkan itu kepada kami jika engkau memang benar dalam kata-katamu dan tidak mendustai kami."
Nabi Yunus tidak tahan tinggal dengan lebih lama di tengah-tengah kaum Ninawa yang berkeras kepala dan bersikap buta-tuli menghadapi ajaran dan dakwahnya. Ia lalu meninggalkan Ninawa dengan rasa jengkel dan marah seraya memohon kepada Allah untuk menjatuhkan hukumannya atas orang-orang yang membangkang dan berkeras kepala itu.

Sepeninggalan Nabi Yunus penduduk Ninawa mulai melihat tanda-tanda yang mencemaskan seakan-akan ancaman Nabi Yunus kepada mereka akan menjadi kenyataan dan hukuman Allah akan benar-benar jatuh di atas mereka membawa kehancuran dan kebinasaan sebagaimana yang telah dialami oleh kaum musyrikin penyembah berhala sebelum mereka. Mereka melihat keadaan udara disekeliling Ninawa makin menggelap, binatang-binatang peliharaan mereka nampak tidak tenang dan gelisah, wajah-wajah mereka tanpa disadari menjadi pucat tidak berdarah dan angin dari segala penjuru bertiup dengan kecangnya membawa suara gemuruh yang menakutkan.

Dalam keadaan panik dan ketakutan , sedarlah mereka bahawa Yunus tidak berdusta dalam kata-katanya dan bahawa apa yang diancamkan kepada mereka bukanlah ancaman kosong buatannya sendiri, tetapi ancaman dari Tuhan. Segeralah mereka menyatakan taubat dan memohon ampun atas segala perbuatan mereka, menyatakan beriman dan percaya kepada kebenaran dakwah Nabi Yunus seraya berasa menyesal atas perlakuan dan sikap kasar mereka yang menjadikan beliau marah dan meninggalkan daerah itu.

Untuk menebus dosa, mereka keluar dari kota dan beramai-ramai pergi ke bukit-bukit dan padang pasir, seraya menangis memohon ampun dan rahmat Allah agar dihindarkan dari bencana azab dan seksaan-Nya. Ibu binatang-binatang peliharaan mereka dipisahkan dari anak-anaknya sehingga terdengar suara teriakan binatang-binatang yang terpisah dari ibunya seolah-olah turut memohon keselamatan dari bencana yang sedang mengancam akan tiba menimpa mereka.
Allah yang Maha Mengetahui bahawa hamba-hamba-Nya itu jujur dalam taubatnya dan rasa sesalannya dan bahawa mereka memang benar-benar dan hatinya sudah kembali beriman dan dari hatinya pula memohon dihindarkan dari azab seksa-Nya, berkenan menurunkan rahmat-Nya dan mengurniakan maghfirat-Nya kepada hamba-hamba-Nya yang dengan tulus ikhlas menyatakan bertaubat dan memohon ampun atas segala dosanya. Udara gelap yang meliputi Ninawa menjadi terang, wajah-wajah yang pucat kembali merah dan ebrseri-seri dan binatang-binatang yang gelisah menjadi tenang, kemudian kembalilah orang-orang itu ke kota dan kerumah masing-masing dengan penuh rasa gembira dan syukur kepada Allah yang telah berkenan menerima doa dan permohonan mereka.

Berkatalah mereka didalam hati masing-masing setelah merasa tenang, tenteram dan aman dari malapetaka yang nyaris melanda mereka: "Di manakah gerangan Yunus sekarang berada? Mengapa kami telah tunduk kepada bisikan syaitan dan mengikuti hawa nafsu, menjadikan dia meninggalkan kami dengan rasa marah dan jengkel kerana sikap kami yang menentang dan memusuhinya. Alangkah bahagianya kami andaikan ia masih berada di tengah-tengah kami menuntun dan mengajari kami hal-hal yang membawa kebahagiaan kami di dunia dan di akhirat. Ia adalah benar-benar rasul dan nabi Allah yang telah kami sia-siakan. Semoga Allah mengampuni dosa kami."

Adapun tentang keadaan Nabi Yunus yang telah meninggalkan kota Ninawa secara mendadak, maka ia berjalan kaki mengembara naik gunung turun gunung tanpa tujuan. Tanpa disadari ia tiba-tiba berada disebuah pantai melihat sekelompok orang yang lagi bergegas-gegas hendak menumpang sebuah kapal. Ia minta dari pemilik kapal agar diperbolehkan ikut serta bersama lain-lain penumpang. Kapal segera melepaskan sauhnya dan meluncur dengan lajunya ke tengah laut yang tenang. Ketenangan laut itu tidak dapat bertahan lama, kerana sekonyong-konyong tergoncang dan terayunlah kapal itu oleh gelombang besar yang datang mendadak diikuti oleh tiupan angin taufan yang kencang, sehingga menjadikan juru mudi kapal berserta seluruh penumpangnya berada dalan keadaan panik ketakutan melihat keadaan kapal yang sudah tidak dapat dikuasai keseimbangannya.

Para penumpang dan juru mudi melihat tidak ada jalan untuk menyelamatkan keadaan jika keadaan cuaca tetap mengganas dan tidak mereda, kecuali dengan jalan meringankan beban berat muatan dengan mengorbankan salah seorang daripada para penumpang. Undian lalu dilaksanakan untuk menentukan siapakah di antara penumpang yang harus dikorbankan. Pada tarik pertama keluarlah nama Yunus, seorang penumpang yang mereka paling hormati dan cintai, sehingga mereka semua merasa berat untuk melemparkannya ke laut menjadi mangsa ikan.

Kemudian diadakanlah undian bagi kali kedua dengan masing-masing penumpang mengharapkan jangan sampai keluar lagi nama Yunus yang mereka sayangi itu, namun melesetlah harapan mereka dan keluarlah nama Yunus kembali pada undian yang kedua itu. Demikianlah bagi undian bagi kali yang ketiganya yang disepakati sebagai yang terakhir dan yang menentukan nama Yunuslah yang muncul yang harus dikorbankan untuk menyelamatkan kapal dan para penumpang yang lain.
Nabi Yunus yang dengan telitinya memperhatikan sewaktu undian dibuat merasa bahawa keputusan undian itu adalah kehendak Allah yang tidak dapat ditolaknya yang mungkin didalamnya terselit hikmah yang ia belum dapat menyelaminya. Yunus sedar pula pada saat itu bahawa ia telah melakukan dosa dengan meninggalkan Ninawa sebelum memperoleh perkenan Allah, sehingga mungkin keputusan undian itu adalah sebagai penebusan dosa yang ia lakukan itu. Kemudian ia beristikharah menghenimgkan cipta sejenak dan tanpa ragu segera melemparkan dirinya ke laut yang segera diterima oleh lipatan gelombang yang sedang mengamuk dengan dahsyatnya di bawah langit yang kelam-pekat.

Selagi Nabi Yunus berjuang melawan gelombang yang mengayun-ayunkannya, Allag mewahyukan kepada seekor ikan paus untuk menelannya bulat-bulat dan menyimpangnya di dalam perut sebagai amanat Tuhan yang harus dikembalikannya utuh tidak tercedera kelak bila saatnya tiba.
Nabi Yunus yang berada di dalam perut ikan paus yang membawanya memecah gelombang timbul dan tenggelam ke dasar laut merasa sesak dada dan bersedih hati seraya memohon ampun kepada Allah atas dosa dan tindakan yang salah yang dilakukannya tergesa-gesa. Ia berseru didalam kegelapan perut ikan paus itu: "Ya Tuhanku, sesungguhnya tiada Tuhan selain Engkau, Maha sucilah Engkau dan sesungguhnya aku telah berdosa dan menjadi salah seorang dari mereka yang zalim."

Setelah selesai menjalani hukuman Allah , selama beberapa waktu yang telah ditentukan, ditumpahkanlah Nabi Yunus oleh ikan paus itu yang mengandungnya dan dilemparkannya ke darat . Ia terlempar dari mulut ikan ke pantai dalam keadaan kurus lemah dan sakit. Akan tetapi Allah dengan rahmat-Nya menumbuhkan di tempat ia terdampar sebuah pohon labu yang dapat menaungi Yunus dengan daun-daunnya dan menikmati buahnya.
Nabi Yunus setelah sembuh dan menjadi segar kembali diperintahkan oleh Allah agar pergi kembali mengunjungi Ninawa di mana seratus ribu lebih penduduknya mendamba-dambakan kedatangannya untuk memimpin mereka dan memberi tuntunan lebih lanjut untuk menyempurnakan iman dan aqidah mereka. Dan alangkah terkejutnya Nabi Yunus tatkala masuk Ninawa dan tidak melihat satu pun patung berhala berdiri. Sebaliknya ia menemui orang-orang yang dahulunya berkeras kepala menentangnya dan menolak ajarannya dan kini sudah menjadi orang-orang mukmin, soleh dan beribadah memuja-muji Allah s.w.t.

Pokok cerita tentang Yunus terurai di atas dikisahkan oleh Al-Quran dalam surah Yunus ayat 98, surah Al-Anbiaa' ayat 87, 88 dan surah Ash-Shaffaat ayat 139 sehingga ayat 148.

Pengajaran yang dapat dipetik dari kisah Nabi Yunus.
Bahawasannya seorang yang bertugas sebagai da'i - juru dakwah harus memiliki kesabaran dan tidak boleh cepat-cepat marah dan berputus asa bila dakwahnya tidak dapat sambutan yang selayaknya atau tidak segera diterima oleh orang-orang yang didakwahinya. Dalam keadaan demikian ia harus bersabar mengawal emosinya serta tetap meneruskan dakwahnya dengan bersikap bijaksana dan lemah lembut, sebagaimana firman Allah dalam surah An-Nahl ayat 125 yang bermaksud : "Serulah, berdakwahlah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik { sopan dan lemah lembut } ."

Di dalam diri Nabi Yunus Allah telah memberi contoh betapa ia telah disesalkan atas tindakannya yang tergesa-gesa kerana kehilangan kesabaran, meninggalkan kaum Ninawa, padahal mereka masih dapat disedarkan untuk menerima ajakannya andaikan ia tidak terburu-buru marah dan meninggalkan mereka tanpa berunding lebih dahulu dengan Allah yang telah mengutusnya.
Atas pelanggaran yang telah dilakukan tanpa sedar Allah telah memberi hukuman kepada Nabi Yunus berupa kurungan dalam perut ikan paus sebagai peringatan dan pengajaran agar tidak terulang lagi setelah ia diberi ampun dan disuruh kembali ke Ninawa melanjutkan dakwahnya.