POST-TITLE-HERE

Posted by Author On Month - Day - Year

POST-SUMMARY-HERE

POST-TITLE-HERE

Posted by Author On Month - Day - Year

POST-SUMMARY-HERE

POST-TITLE-HERE

Posted by Author On Month - Day - Year

POST-SUMMARY-HERE

POST-TITLE-HERE

Posted by Author On Month - Day - Year

POST-SUMMARY-HERE

POST-TITLE-HERE

Posted by Author On Month - Day - Year

POST-SUMMARY-HERE

KISAH NABI YA'QUB A.S.

Diposting oleh Masakan On 09.45 0 komentar

Nabi Ya'qub adalah putera dari Nabi Ishaq bin Ibrahim sedang ibunya adalah anak saudara dari Nabi Ibrahim, bernama Rifqah binti A'zar. Ia adalah saudara kembar dari putera Ishaq yang kedua bernama Ishu.
Antara kedua saudara kembar ini tidak terdapat suasana rukun dan damai serta tidak ada menaruh kasih-sayang satu terhadap yang lain bahkan Ishu mendendam dengki dan iri hati terhadap Ya'qub saudara kembarnya yang memang dimanjakan dan lebih disayangi serta dicintai oleh ibunya. Hubungan mereka yang renggang dan tidak akrab itu makin buruk dan tegang setelah diketahui oleh Ishu bahwa Ya'qublah yang diajukan oleh ibunya ketika ayahnya minta kedatangan anak-anaknya untuk diberkahi dan didoakan, sedangkan dia tidak diberitahu dan karenanya tidak mendapat kesempatan seperti Ya'qub memperoleh berkah dan doa ayahnya, Nabi Ishaq.

Melihat sikap saudaranya yang bersikap kaku dan dingin dan mendengar kata-kata sindirannya yang timbul dari rasa dengki dan irihati, bahkan ia selalu diancam maka datanglah Ya'qub kepada ayahnya mengadukan sikap permusuhan itu. Ia berkata mengeluh : " Wahai ayahku! Tolonglah berikan fikiran kepadaku, bagaimana harus aku menghadapi saudaraku Ishu yang membenciku mendendam dengki kepadaku dan selalu menyindirku dengan kata-kata yang menyakitkan hatiku, sehinggakan menjadihubungan persaudaraan kami ber dua renggang dan tegang tidak ada saling cinta mencintai saling sayang-menyayangi. Dia marah karena ayah memberkahi dan mendoakan aku agar aku memperolehi keturunan soleh, rezeki yang mudah dan kehidupan yang makmur serta kemewahan . Dia menyombongkan diri dengan kedua orang isterinya dari suku Kan'aan dan mengancam bahwa anak-anaknya dari kedua isteri itu akan menjadi saingan berat bagi anak-anakku kelak didalam pencarian dan penghidupan dan macam-macam ancaman lain yang mencemas dan menyesakkan hatiku. Tolonglah ayah berikan aku fikiran bagaimana aku dapat mengatasi masalah ini serta mengatasinya dengan cara kekeluargaan.

Berkata si ayah, Nabi Ishaq yang memang sudah merasa kesal hati melihat hubungan kedua puteranya yang makin hari makin meruncing:" Wahai anakku, karena usiaku yang sudah lanjut aku tidak dapat menengahi kamu berdua ubanku sudah menutupi seluruh kepalaku, badanku sudah membongkok raut mukaku sudah kisut berkerut dan aku sudak berada di ambang pintu perpisahan dari kamu dan meninggalkan dunia yang fana ini. Aku khuatir bila aku sudah menutup usia, gangguan saudaramu Ishu kepadamu akan makin meningkat dan ia secara terbuka akan memusuhimu, berusaha mencari kecelakaan mu dan kebinasaanmu. Ia dalam usahanya memusuhimu akan mendapat sokongan dan pertolongan dan saudara-saudara iparnya yang berpengaruh dan berwibawa di negeri ini. Maka jalan yang terbaik bagimu, menurut fikiranku, engkau harus pergi meninggalkan negeri ini dan berhijrah engkau ke Fadan A'raam di daerah Irak, di mana bermukin bapa saudaramu saudara ibumu Laban bin Batu;il. Engkau dapat mengharap dikahwinkan kepada salah seorang puterinya dan dengan demikian menjadi kuatlah kedudukan sosialmu disegani dan dihormati orang karena karena kedudukan mertuamu yang menonjol di mata masyarkat. Pergilah engkau ke sana dengan iringan doa drpku semoga Allah memberkahi perjalananmu, memberi rezeki murah dan mudah serta kehidupan yang tenang dan tenteram.

Nasihat dan anjuran si ayah mendapat tempat dalam hati si anak. Ya'qub melihat dalam anjuran ayahnya jalan keluar yang dikehendaki dari krisis hubungan persaudaraan antaranya dan Ishu, apalagi dengan mengikuti saranan itu ia akan dapat bertemu dengan bapa saudaranya dan anggota-anggota keluarganya dari pihak ibunya .Ia segera berkemas-kemas membungkus barang-barang yang diperlukan dalam perjalanan dan dengan hati yang terharu serta air mata yang tergenang di matanya ia meminta kepada ayahnya dan ibunya ketika akan meninggalkan rumah.

Nabi Ya'qub Tiba di Irak

Dengan melalui jalan pasir dan Sahara yang luas dengan panas mataharinya yang terik dan angi samumnya {panas} yang membakar kulit, Ya'qub meneruskan perjalanan seorang diri, menuju ke Fadan A'ram dimana bapa saudaranya Laban tinggal. Dalam perjalanan yang jauh itu , ia sesekali berhenti beristirehat bila merasa letih dan lesu .Dan dalam salah satu tempat perhentiannya ia berhenti karena sudah sgt letihnya tertidur dibawah teduhan sebuah batu karang yang besar .Dalam tidurnya yang nyenyak, ia mendapat mimpi bahwa ia dikurniakan rezeki luas, penghidupan yang aman damai, keluarga dan anak cucuc yang soleh dan bakti serta kerajaan yang besar dan makmur. Terbangunlah Ya'qub dari tidurnya, mengusapkan matanya menoleh ke kanan dan ke kiri dan sedarlah ia bahawa apa yang dilihatnya hanyalah sebuah mimpi namun ia percaya bahwa mimpinya itu akan menjadi kenyataan di kemudian hari sesuia dengan doa ayahnya yang masih tetap mendengung di telinganya. Dengan diperoleh mimpi itu ,ia merasa segala letih yang ditimbulkan oleh perjalanannya menjadi hilang seolah-olah ia memperolehi tanaga baru dan bertambahlah semangatnya untuk secepat mungkin tiba di tempat yang di tuju dan menemui sanak-saudaranya dari pihak ibunya.

Tiba pada akhirnya Ya'qub di depan pintu gerbang kota Fadan A'ram setelah berhari-hari siang dan malam menempuh perjalanan yang membosankan tiada yang dilihat selain dari langit di atas dan pasir di bawah. Alangkah lega hatinya ketika ia mulai melihat binatang-binatang peliharaan berkeliaran di atas ladang-ladang rumput ,burung-burung berterbangan di udara yang cerah dan para penduduk kota berhilir mundir mencari nafkah dan keperluan hidup masing-masing.
Sesampainya disalah satu persimpangan jalan ia berhenti sebentar bertanya salah seorang penduduk di mana letaknya rumah saudara ibunya Laban barada. Laban seorang kaya-raya yang kenamaan pemilik dari suatu perusahaan perternakan yang terbesar di kota itu tidak sukar bagi seseorang untuk menemukan alamatnya. Penduduk yang ditanyanya itu segera menunjuk ke arah seorang gadis cantik yang sedang menggembala kambing seraya berkata kepada Ya'qub:"Kebetulan sekali, itulah dia puterinya Laban yang akan dapat membawamu ke rumah ayahnya, ia bernama Rahil.

Dengan ahti yang berdebar, pergilah Ya'qub menghampiri yang ayu itu dan cantik itu, lalu dengan suara yang terputus-putus seakan-akan ada sesuatu yang mengikat lidahnya ,ia mengenalkan diri, bahwa ia adalah saudara sepupunya sendiri. Ibunya yang bernama Rifqah adalah saudara kandung dair ayah si gadis itu. Selanjutnya ia menerangkan kepada gadis itu bahwa ia datang ke Fadam A'raam dari Kan'aan dengan tujuan hendak menemui Laban ,ayahnya untuk menyampaikan pesanan Ishaq, ayah Ya'qub kepada gadis itu. Maka dengan senang hati sikap yang ramah muka yang manis disilakan ya'qub mengikutinya berjalan menuju rumah Laban bapa saudaranya.

berpeluk-pelukanlah dengan mesranya si bapa saudara dengan anak saudara, menandakan kegembiraan masing-masing dengan pertemuan yang tidak disangka-sangka itu dan mengalirlah pada pipi masing-masing air mata yang dicucurkan oleh rasa terharu dan sukcita. Maka disapkanlah oleh Laban bin Batu'il tempat dan bilik khas untuk anak saudaranya Ya'qub yang tidak berbeda dengan tempat-tempat anak kandungnya sendiri di mana ia dapat tinggal sesuka hatinya seperti di rumahnya sendiri.

Setelah selang beberapa waktu tinggal di rumah Laban ,bapa saudaranya sebagai anggota keluarga disampaikan oleh Ya'qub kdp bapa saudranya pesanan Ishaq ayahnya, agar mereka berdua berbesan dengan mengahwinkannya kepada salah seorang dari puteri-puterinya. Pesanan tersebut di terima oleh Laban dan setuju akan mengahwinkan Laban dengan salah seorang puterinya, dengan syarat sebagai maskahwin, ia harus memberikan tenaga kerjanya di dalam perusahaan penternakan bakal mentuanya selama tujuh tahun. Ya'qub menyetujuinya syarat-syarat yang dikemukakan oleh bapa saudaranya dan bekerjalah ia sebagai seorang pengurus perusahaan penternakan terbesar di kota Fadan A'raam itu.

Setelah mas tujuh tahun dilampaui oleh Ya'qub sebagai pekerja dalam perusahaan penternakan Laban ,ia menagih janji bapa saudaranya yang akan mengambilnya sebagai anak menantunya. Laban menawarkan kepada ya'qub agar menyunting puterinya yang bernama Laiya sebagai isteri, namun anak saudaranya menghendaki Rahil adik dari Laiya, kerana lebih cantik dan lebih ayu dari Laiya yang ditawarkannya itu.Keinginan mana diutarakannya secara terus terang oleh Ya'qub kepada bapa saudaranya, yang juga dari pihak bapa saudaranya memahami dan mengerti isi hati anak saudaranya itu. Akan tetapi adat istiadat yang berlaku pada waktu itu tidak mengizinkan seorang adik melangkahi kakaknya kahwin lebih dahulu. karenanya sebagi jalan tengah agak tidak mengecewakan Ya'qub dan tidak pula melanggar peraturan yang berlaku, Laban menyarankan agar anak saudaranya Ya'qub menerima Laiya sebagai isteri pertama dan Rahil sebagai isteri kedua yang akan di sunting kelak setelah ia menjalani mas kerja tujuh tahun di dalam perusahaan penternakannya.

Ya'qub yang sangat hormat kepada bapa saudaranya dan merasa berhutang budi kepadanya yang telah menerimanya di rumah sebagai keluarga, melayannya dengan baik dan tidakdibeda-bedakan seolah-olah anak kandungnya sendiri, tidak dapat berbuat apa-apa selain menerima cadangan bapa saudaranya itu . Perkahwinan dilaksanakan dan kontrak untuk masa tujuh tahun kedua ditanda-tangani.
Begitu masa tujuh tahun kedua berakhir dikahwinkanlah Ya'qub dengan Rahil gadis yang sangat dicintainya dan selalu dikenang sejak pertemuan pertamanya tatkala ia masuk kota Fadan A'raam. Dengan demikian Nabi Ya'qub beristerikan dua wanita bersaudara, kakak dan adik, hal mana menurut syariat dan peraturan yang berlaku pada waktu tidak terlarang akan tetapi oleh syariat Muhammad s.a.w. hal semacam itu diharamkan.

Laban memberi hadiah kepada kedua puterinya iaitu kedua isteri ya'qub seorang hamba sahaya untuk menjadi pembantu rumahtangga mereka. Dan dari kedua isterinya serta kedua hamba sahayanya itu Ya'qub dikurniai dua belas anak, di antaraya Yusuf dan Binyamin dari ibu Rahil sedang yang lain dari Laiya.

Kisah Nabi Ya'qub Di Dalam Al-Quran

Kisah Nabi Ya'qub tidak terdapat dalam Al-Quran secara tersendiri, namun disebut-sebut nama Ya'qub dalam hubungannya dengan Ibrahim, Yusuf dan lain-lain nabi. Bahn kisah ini adalah bersumberkan dari kitab-kitab tafsir dan buku-buku sejarah.

Ujian CIA

Diposting oleh Masakan On 08.50 0 komentar

CIA membuka pendaftaran baru bagi mereka yang berminat bergabung dengan organisasi besar ini. Setelah melalui penelitian yang super ketat dan berjam-jam wawancara, 2 pria dan seorang wanita berhasil lolos dalam ujian saringan itu.

Dalam ujian akhir, berupa ujian ketaatan penuh, satu persatu diminta untuk memasuki sebuah ruang rahasia, yang dijaga ketat.

Pria pertama memasuki ruang itu dan menjumpai istrinya yang sedang terikat erat, duduk di sebuah kursi. Melalui pengeras suara, dia diminta untuk menghabisi istrinya dengan pistol yang tergeletak diatas meja. Dia menolak lalu pergi keluar.

"Kamu, CIA, benar-benar sinting ! Bagaimana mungkin saya bisa menghabisi nyawa istri saya yang tercinta?" kata pria itu. "Baiklah," sahut agen CIA, "Rupanya Anda bukan orang yang kami cari."

Pria kedua diminta memasuki ruang rahasia itu. Dan disana ada istrinya dan sepucuk pistol yang berisi. Permintaannya juga sama. Dia disuruh menghabisi nyawa istrinya. Dengan nekat, dia coba ambil pistol itu dan mengarahkannya kepada istrinya. Tapi tangannya gemetaran dan airmatanya mengalir dengan deras. Akhirnya pria itu membatalkan niatnya dan mengundurkan diri.

Tinggal satu peserta lagi : sang wanita. Dia diminta memasuki ruang yang sama dan disana duduk sang suaminya tercinta dalam keadaan terikat. Dia diminta menembak suaminya sendiri.

Para agen yang di luar ruang terkejut berat. Pasalnya, mereka mendengar sang wanita menembak hingga 13 kali tembakan secara berurutan. Lalu mereka mendengar teriakan keras, suara benturan di tembok, dan beberapa kali pukulan. Kemudian, hening. Selama beberapa menit.

Akhirnya pintu itu terbuka dan keluarlah sang wanita tadi. Dengan kesal, dia berkata, "Hei kalian semuanya. Mengapa tidak beritahu saya bahwa pistol itu diisi dengan peluru kosong? Jadi, saya terpaksa memukul dia hingga pingsan. Saya benturkan kepalanya di dinding. Saya buka ikatannya dan ambil kursi untuk menggebuknya sampai mati!"
| edit post
OK, so now you realize that you've got some spyware junk on your system.

Before you go headlong into deleting suspected files or editing the registry, try this simple disabling technique.

First, see if you can determine what the offending files are. You can do this by running "msinfo32" if you're using Win98. I only have experience with Win98, so I don't know the corresponding run command for this "Microsoft System Information" utility in WinXP. Go to the "Software Enviroment" section and poke around to see if you can locate an offensive or out-of-place file that looks like it doesn't belong. Make a note of the filename and location.

Then fire up Windows Explorer and navigate to the "no-goodnick" file. Now, and this is important, rename the file to something you can remember later. I like to use the same filename, but tack on the letters (in caps) "OLDXXX", where "XXX" are my initials. So, for example:

twaintec.dll

is renamed to

twaintecOLDXXX.dll

This effectively disables the offensive file, so that whatever piece of spyware junk is looking for it, it can't find it, and thus can't glop up you system. If you've made a mistake and the file is essential to your system, you can easily correct it by reversing the renaming procedure. This is much easier than restoring a deleted file, especially if you have emptied your recycle bin in the meantime!

Some bogus files can't be renamed while Windows is running, so then you have to use brute force and reboot in DOS-only mode, and use DOS commands to locate and rename the file. You may have to dig out your old DOS reference books for this like I did.

I have used this technique several times to disable offending junk until I can find a permanent way of getting rid of it.

It's a great trouble-shooting technique.

Proxies

Diposting oleh Masakan On 08.44 0 komentar
What is a Proxy Server?
A proxy server is a kind of buffer between your computer and the Internet resources you are accessing. The data you request come to the proxy first, and only then it transmits the data to you. I know many are looking for IP Maskers or Scramblers, but honestly, it aint real easy for the simple fact that any website that you visit needs your IP to send the info packets too. If its scrambled, you will get alot of errors and crazy redirects :P My solution? Read on........... for a good list of Proxy servers try here>> http://www.multiproxy.org/

Why do I need to use proxy servers?
Transfer speed improvement. Proxy servers accumulate and save files that are most often requested by thousands of Internet users in a special database, called “cache”. Therefore, proxy servers are able to increase the speed of your connection to the Internet. The cache of a proxy server may already contain information you need by the time of your request, making it possible for the proxy to deliver it immediately.
Security and privacy. Anonymous proxy servers that hide your IP address thereby saving you from vulnerabilities concerned with it.
Sometimes you may encounter problems while accessing to web server when server administrator restricted access from your IP or even from wide IP range (for example restricting access from certain countries or geographical regions). So you try to access those pages using an anonymous proxy server.

What is a public proxy server?
It is a proxy server which is free and open for everybody on the Internet. Unfortunately most of them are not anonymous.
Free service trying to provide list of public HTTP proxy servers. Usually provide small list of proxies with low percent of functioning servers due to hosting restrictions on CPU time (they simply can't allow themselves to check many proxies every second especially in parallel).

The Solution?
When using an anonymous proxy server you don’t give a anybody chance to find out your IP address to use it in their own interests. ;) If there is a need to make an (inner) proxy connect to the outside world via another (outer) proxy server, you can use the same environment variables as are used to redirect clients to the proxy to make inner proxy use the outer one:
http_proxy
ftp_proxy
gopher_proxy
wais_proxy
E.g. your (inner) proxy server's startup script could look like this:
#!/bin/sh
http_proxy=http://outer.proxy.server:8082/
export http_proxy
/usr/etc/httpd -r /etc/inner-proxy.conf -p 8081

This is a little ugly, so there are also the following directives in the configuration file:
http_proxy http://outer.proxy.server/
ftp_proxy http://outer.proxy.server/
gopher_proxy http://outer.proxy.server/
wais_proxy http://outer.proxy.server/
Start > Run >

Certificates - certmgr.msc

Indexing Service - ciadv.msc

Computer Management - compmgmt.msc

Device Manager - devmgmt.msc

Disk Defragmenter - dfrg.msc

Disk Management - diskmgmt.msc

Event Viewer - eventvwr.msc

Shared Folders - fsmgmt.msc

Local Users and Groups - lusrmgr.msc

Removable Storage - ntmsmgr.msc

Removable Store Operator Requests - ntmsoprq.msc

Performance - perfmon.msc

Services - services.msc

Windows Management Infrastructure (WMI) - wmimgmt.msc

We have seen a large number of computers coming in with problems navigation on the internet. Also unable to go to Windows update and viurs update sites. Here is a quick fix that also seems to speed navigation up some.

Just for safety create a copy of the file before making changes.

goto

C:\windows\system32\drivers\etc\ (Windows XP)

C:\I386 (Windows 2000)

Open the host with notepad.

remove all entries bellow

127.0.0.1 localhost


then save and close

Reuni

Diposting oleh Masakan On 19.18 0 komentar

Darsono, Wardi, Sugeng dan Jono janjian mengadakan reuni di Restoran CJDW. Sambil makan, mereka berempat ber-bincang² sambil bernostalgia. Setelah makan Darsono pamit meninggalkan teman²nya sebentar untuk nyanyi karaoke, "Minta lagu apa Rek? Last Kiss tah?"

Sambil mendengarkan Darsono nyanyi, teman²nya melanjutkan obrolan mereka. "Bagaimana anak anakmu Geng?" tanya Wardi ke Sugeng. Sugeng bercerita: "Oo, baik² saja, anak saya kan dua. Yang cewek ikut suaminya jadi Kapolres di Medan. Sedangkan yang cowok sudah jadi boss, pabriknya dua, pabrik sepatu dan pabrik mie. Tapi ya gitu..., saya yang jadi bapaknya saja ndak pernah dibelikan motor sama sekali, eeeh... pas kemarin pacarnya ulang tahun dibelikan BMW 318i gress."

"Lha kalau anakmu War?" Wardi pun bercerita, "Anakku tiga cowok semua, yang dua kerja di Amerika, yang bonthot sekarang sudah jadi direktur developer rumah. Tapi agak gendeng juga anak saya yang bonthot ini. Rumah bapaknya sudah doyong dibiarkan aja, tapi waktu kemarin pacarnya ulang tahun di belikan rumah baru."

"Kalau kabar anakmu bagaimana Jon?" Sekarang Jono yang cerita, "Anak saya empat, cowok satu, cewek tiga. Sekarang sudah pada mandiri. Yang paling sukses ya anakku yang cowok. Sekarang jadi pialang saham. Cuman ya agak nggak bener juga. Lha... saya ini nggak pernah di kasih uang sama sekali, tapi kemarin waktu pacarnya ulang tahun di kasih deposito 100 juta."

Setelah Jono cerita, Darsono selesai karaoke, "Nyritain apa sih Rek?". "Ini lho Dar, pada nyritain anaknya, gimana anakmu Dar?" tanya Jono. Setelah nyalain rokok, Darsono mulai cerita:

"Anakku cuma satu, tapi payah. Aku ingin dia jadi ABRI, eeeh malah jadi bencong.

Sudah lima tahun dia buka salon, dari dulu sampek sekarang ya teteeep aja nyalon. Tapi meskipun bencong dia tetep anak ku. Apalagi dasarnya anaknya itu baik, pergaulannya luas dan sayang sama bapaknya.

Setiap dapat rejeki saya pasti diberi. Kemarin pas dia ulang tahun, ada temannya yang ngado BMW 318i gress, rumah baru, dan deposito 100 juta. Dia bilang semua itu buat bapak saja, dia tetep seneng buka salon saja katanya.

Logic Thinker

Diposting oleh Masakan On 08.18 0 komentar

Pada suatu hari di sebuah bar, masuklah seorang lelaki berpakaian perlente dan memesan minuman. Sang bartender yang melihat mahluk keren tersebut tertarik dan bertanya:

"Apa pekerjaan Anda?"

"Saya seorang Konsultan Manajemen!" jawab lelaki tersebut.

"Wah Anda hebat. Tapi saya belum jelas, sebenarnya apa sih yang dikerjakan oleh seorang konsultan itu?" tanya bartender.

"Oh, pada prinsipnya konsultan itu adalah seorang logic thinker".

Si bartender bingung dan bertanya lebih lanjut, "Apa yang bisa dilakukan oleh logic thinker?"

"Wah susah menerangkannya, soalnya memang bukan pekerjaan yang lazim, tapi saya akan kasih Anda contoh praktis saja biar jelas. Sekarang anggap saja saya konsultan Anda, oke?"

"Oke," jawab bartender.

"Begini, pertama-tama saya perlu bertanya dulu, apakah Anda punya akuarium?" tanya konsultan.

"Ya, saya punya akuarium besar sekali di rumah."

"Nah kalau Anda punya akuarium, logisnya Anda punya ikan kan?"

"Jelas. Saya punya berbagai jenis ikan."

"Kalau Anda punya ikan, logikanya Anda itu sayang binatang."

"Benar sekali, saya sangat sayang pada binatang"

"Kalau pada binatang aja Anda sayang, apalagi pada anak Anda!!! Anda pasti sangat menyayangi anak Anda."

"Betul sekali (kegirangan), saya mencintai anak saya lebih dari ikan."

"Nah logisnya, jika punya anak pasti punya istri," lanjut konsultan.

"Anda kok tahu? saya memang punya istri yang cantik jelita."

"Tentu saja saya tahu, itu semua logis saja. Nah sekarang kesimpulannya, jika Anda punya istri dan anak, berarti Anda tidak impoten!!! Betul?"

"Seratus persen betul, saya tidak impoten."

"Nah begitulah kira-kira logic thinker itu."

"Ooo, jadi begitu to? Saya mengerti sekarang," kata bartender takjub.

Lelaki berprofesi konsultan tersebut akhirnya pergi.

Sesaat kemudian datanglah teman si bartender dan bertanya, "Kamu tadi kok asyik sekali, ngobrol apa sih?"

"Tadi itu seorang konsultan. Saya diajari pekerjaan konsultan sebagai logic thinker."

"Apa itu logic thinker?" tanya si teman.

"Wah, susah menjelaskannya,soalnya bukan pekerjaan yang lazim sih. Saya berikan contoh prakteknya saja ya (lagaknya kumat). Begini lho, pertama-tama saya perlu bertanya dahulu, kamu punya akuarium nggak?"

"Nggak punya tuh!"

"OOO... kalau begitu,kesimpulannya berarti kamu IMPOTEN!!!"

"??!@%^*@"
| edit post