POST-TITLE-HERE

Posted by Author On Month - Day - Year

POST-SUMMARY-HERE

POST-TITLE-HERE

Posted by Author On Month - Day - Year

POST-SUMMARY-HERE

POST-TITLE-HERE

Posted by Author On Month - Day - Year

POST-SUMMARY-HERE

POST-TITLE-HERE

Posted by Author On Month - Day - Year

POST-SUMMARY-HERE

POST-TITLE-HERE

Posted by Author On Month - Day - Year

POST-SUMMARY-HERE

Aduh maunya apa seh negara ini masa setiap kali ada pemilihan gubernur atau apalah pasti selalu aja ada keributan dimana-mana padahal kan mereka harus menerima dengan lapang dada.kalah atau menang pasti kan selalu ada.

Pilkada ini sama seperti gambar sepakbola Indonesia pasti kalo ada tim yang kalah mereka akan protes dan melakukan tindakan anarkis.kasihan kan wasit jadi buron2annya penonton.kenapa seh negara kita ini ga mau kalah dan maunya menang.knP???ini merupkaan pertanyyan besar buat kita semua.

yah contoh kayak di Pilkada Jabar ini"Pak Agum tolong donk massanya diatur jangan bertindak anarkis gtu"kmarin ada tmen saya berkata seperti itu..Msa seh dlu pas bapak kampanye bapak kn sering bilang kalo bapak akan menerima siapa yang akan menang dan kalah nanti.Tapi qo kenyattaanya ini malah bertolak belakang dengan apa yang bapak bicarakan....

Pasangan Ahmad Heryawan-Dede Yusuf (Hade) dinyatakan meraih suara terbanyak dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat.

Dalam pengumuman yang disampaikan Ketua KPU Jawa Barat Setia Permana menyebutkan, pasangan yang diusung Partai Keadilan Sejahteran (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) itu meraup 7.287.647 suara.

Pengumuman disampaikan Setia di kantor KPU Jawa Barat, Jalan Garut, Bandung, Selasa (22/4/2008). Sementara pasangan Agum Gumelar-Nu'man Abdul Hakim (Aman) mendapat urutan kedua dengan meraih 6.217.557 suara, dan pasangan Danny Setiawan dan Iwan Sulandjana (Dai) dengan 4.490.901 suara.

Dikatakan Setia, total suara sah dalam pemilihan tersebut adalah 17.986.105 pemilih, sedangkan suara tidak sah sebanyak 806.560 suara. Adapun total warga yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) sekira 27 juta orang.

Hasil tersebut merupakan rekapitulasi penghitungan dari KPU di tingkat kabupaten dan kota. Penghitungan dilakukan sejak pukul 09.30 WIB.

Turut hadir tim sukses dari tiga pasangan gubernur, Kapolda Jawa Barat, anggota Panwaslu, serta jajaran Muspida Jawa Barat.

Sempat terjadi interupsi yang banyak dilakukan oleh tim Aman. Tim Aman menilai hasil rekapitulasi dari kabupaten dan kota tidak sama dengan penghitungan yang dilakukan pihaknya.



Ratusan orang yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor KPU Jawa Barat (Jabar) mendeklarasikan pasangan Agum Gumelar dan Nu'man Abdul Hakim sebagai gubernur dan wakil gubenur Jabar.

Deklarasi ini dilakukan petinggi sejumlah organisasi massa seperti Ketua Angkatan Muda Ka'bah Nurul M Angga Laksan, Ketua Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) M Fauzan, Ketua Plh Forum Peduli Lingkungan Hidup Theo Setyowekti, dan Komite Peduli Jabar Lilik Muslihat.

"Kita deklarsikan Agum Gumelar dan Nu'man Abdul Hakim sebagai gubernur dan wakil gubernur berdasarkan hancurnya kinerja KPU Jabar. Karena kinerja KPU telah cacat hukum dan keluar dari koridor demokrasi," kata Ketua Angkatan Muda Ka'bah Nurul M Angga Laksan dalam deklarasinya, Jalan Laswi, Jakarta,

Bahkan, lanjutnya, pihaknya siap mempertahankan status gubernur dan wakil gubernur hingga titik darah penghabisan.

"Karena itu kami di sini untuk mempertahankan sampai kapan pun, bahwa Aman adalah pasangan yang memimpin Jabar secara de-fakto. Dan kami siapa mengantarkan Aman ke gedung sate sampai titik darah penghabisan," tandasya.

Dalam deklarasinya, massa juga tidak mengakui Ahmad Heryawan-Dede Yusuf (Hade) sebagai pasangan pemenang Pilgub Jabar.

Seusai mendeklarasikan pasangan Aman, massa menyayikan lagu Indonesia raya dengan tangan kanan mengepal ke atas. Sehabis menyayikan lagu, massa membubarkan diri dengan tertib.

sumber : okezone

0 Response to "Hade Terplih Menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat"

Posting Komentar

    Blog Archive

    About Me